Subscribe me

Label 4

FOKUS

BANDARLAMPUNG

Test Footer

Test Footer 1

Monumen Lingga Yoni Koleksi Baru Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Written By Unknown on Sabtu, 28 Desember 2013 | 05.08

(SJO, BANDUNG) Koleksi benda bersejarah Museum Madala Wangsit Siliwangi bertambah satu lagi dengan hadirnya Monumen Lingga Yoni yang diserahkan oleh Komunitas Masyarakat Jawa Barat kepada Kodam III/Siliwangi yang diwakili oleh Kabintal III/Siliwangi Kolonel Arh Hindro Martono di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Jalan Lembong No. 32  Bandung, Minggu (22/12).

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim dalam sambutanya yang dibacakan Aspers Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Abdurrahman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komunitas Masyarakat Jawa Barat yang menyerahkan Monumen Lingga Yoni sebagai wujud kepedulian dalam pelestarian benda bersejarah.

Kepedulian yang ditunjukkan oleh Komunitas Masyarakat Jawa Barat menurut Pangdam menjadi inspirasi dan motivasi bagi semua pihak untuk memiliki kepedulian akan pentingnya pelestarian benda-benda bersejarah.

Diungkapkan Pangdam fungsi museum tidak saja menjadi tempat pengumpulan dan pengamanan warisan alam dan budaya, tempat dokumentasi dan penelitian ilmiah dan penyebaran informasi keilmuan saja, tetapi juga sudah menjadi sarana pendidikan dan wisata yang merupakan cermin sejarah manusia, alam dan budaya.

Pangdam mengharapkan dengan adanya penyerahan Monumen Lingga Yoni akan menambah khasanah koleksi benda-benda yang ada di Museum Mandala Wangsit Siliwangi demi pelestarian dan kelengkapan sejarah perjuangan bangsa Indonesia secara umum.

Dijelaskan Pangdam  Museum Mandala Wangsit Siliwangi didirikan sebagai wahana untuk pelestarian dan pewarisan nilai-nilai kejuangan ’45 kepada generasi muda, agar kesadaran serta penghayatan terhadap sejarah perjuangan bangsanya tetap utuh.    Beberapa benda koleksi yang bernilai sejarah tersebut, merupakan peninggalan sejarah dari kurun waktu antara masa perjuangan kemerdekaan, masa perang kemerdekaan dan masa selanjutnya yang berhubungan dengan perjuangan Divisi Siliwangi.

Pangdam mengharapkan koleksi benda-benda bersejarah yang dimiliki oleh museum mandala wangsit siliwangi ini akan semakin bertambah dan berguna bagi keutuhan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. (Pendam III/Slw/Dn)

Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Wilayah Korem 064/Maulana Yusuf

Written By Unknown on Senin, 23 Desember 2013 | 16.03

(SJO, BANTEN) Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim melakukan kunjungan kerja ke wilayah Korem 064/MY, Minggu (22/12). Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan Pangdam setelah mendampingi Kasad Jenderal TNI Budiman saat meninjau kesiapan Dodiklatpur Rindam III/Siliwangi di Ciuyah Pandeglang yang akan dikunjungi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Senin (23/12). Satuan yang dikunjungi Pangdam antara lain Korem 064/MY, Kodim 0601/Pandeglang, Kodim 0603/Lebak dan Kodim 0623/Cilegon.

Pada saat kunjungan ini  Pangdam didampingi oleh oleh Asintel Kasdam III/Slw, Asops Kasdam III/Slw, Aslog Kasdam III/Slw, Kapendam III/Slw, Kahubdam III/Slw, Kakumdam III/Slw, Kakesdam III/Slw, Danpomdam III/Slw dan Dandeninteldam III/Slw.

Kunjungan tersebut  selain digunakan untuk bersilaturahmi antara pimpinan dan bawahan, juga kesempatan Pangdam untuk memberikan pengarahan kepada anggota yang terdiri dari prajurit dan PNS serta Persit KCK yang berasal dari jajaran Korem 064/MY, Balak Aju dan Kodim-kodim di Jajaran Korem 064/MY.

Dalam pengarahannya  Pangdam III/Slw mengingatkan bahwa keberhasilan setiap prajurit dalam melaksanakan tugastidak terlepas dari dukungan dari istri yang mendampinginya.

Karenanya ungkap Pangdam hubungan keluarga harus dijaga dan terjalin dengan harmonis. Pangdam juga mengharapkan agar keberadaan prajurit dapat diterima dan diakui oleh masyarakat. Selain itu lanjutnya prajurit harus pandai bersyukur dengan penghasilan setiap bulan yang diterimanya, serta mampu melakukan Instropeksi diri untuk berupaya meningkatkan kinerja dan kedisiplinannya dalam melaksanakan tugas yang diembannya.

Secara khusus Pangdam menekankan kepada Para Babinsa sebagai ujung tombak Satuan kewilayahan agar selaludekat dengan rakyat, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terjalin dengan baik. Pada kesempatan tersebut Pangdam juga mengingatkan kepada para prajurit untuk selalu menjaga netralitasnya pada pelaksanaan pemilu 2014, sementara kepada PNS, para istri prajurit dan anaknya yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak pilihnya dengan baik dan cerdas. (Penrem 064/MY dan Pendam III/Slw/Uki)

Jabar Jadi Provinsi Inklusi

(SJO, BANDUNG) — Kepedulian Pemprov Jabar terhadap dunia pendidikan, tak hanya diperlihatkan dengan mengalokasikan anggaran terbesar untuk pendidikan.

Namun, Pemprov Jabar mendeklarasikan diri sebagai Provinsi Inklusi di Gedung Gymnasium UPI, Senin (23/12). Pembacaan deklarasi, langsung dilakukan oleh Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar.

"Setelah deklarasi ini, yang penting konsistensinya di lapangan. Karena, menerapkan pendidikan inklusi ini pasti akan banyak masalah yang timbul. Tapi kalau ingin memajukan pendidikan inklusi, harus konsisten,’’ ujar Deddy kepada wartawan usai Launching Pendidikan Inklusif 'Jabar sebagai Provinsi Inklusif.

Menurut Deddy, perhatian Provinsi Jabar terhadap pendidikan inklusi sudah diperlihatkan sejak 2006. Jabar, sudah memiliki Perda sampai peraturan gubernur (Pergub) yang mendukung pendidikan inklusi ini. Saat ini, di Jabar sekolah yang tercatat menyelenggarakan pendidikan inklusi sebanyak 465 sekolah.

Namun, yang tak tercatatnya lebih banyak karena di desa-desa pun banyak yang menyelenggarakan pendidikan inklusi ini. "Politik anggaran sudah mengarah kesana. Ini yang penting," katanya.

Deddy menilai, yang terpenting dari pendidikan inklusi, spiritnya harus kasih sayang. Sebab, dengan kasih sayang maka kebahagiaan dan kekayaan juga akan datang. Apalagi, dalam pendidikan inklusi pun teman-temannya ikut dilibatkan untuk bertoleransi.

"Pendidikan inklusi ini, mengangkat kepercayaan diri semua anak untuk tumbuh dan berkembang. Ini nggak akan bergerak kalau tak ada empati. Ini kemanusiaan, masalah hak anak yang harus diberikan," katanya.(r22)

Rachmat Yasin Ramaikan Bursa Ketua PSSI Jabar

(SJO, BANDUNG) - Musyawarah Daerah (Musda) Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Jawa Barat tinggal menghitung hari. Menurut rencana, musda tersebut akan dilaksanakan di Hotel Savoy Homann pada 28 Desember 2013.

Beberapa hari menjelang pergantian kepengurusan PSSI Jabar yang diketuai Toni Apriliani, berembus sejumlah nama yang diusung untuk menjadi pengganti. Di antara sekian banyak nama yang muncul, ada nama Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY). Mencuatnya nama RY ini dibenarkan oleh seorang pengurus PSSI Jabar, Wawan Dermawan.

Menurut Wawan, nama RY memang muncul sebagai bakal calon ketua PSSI Jabar periode lima tahun ke depan. Bahkan, kata dia, RY masih menduduki peringkat atas prediksi untuk menduduki Ketua Umum PSSI Jabar 2013-2018. "Bahkan RY yang telah mendapat restu dari orang nomor satu di Jabar serta Ketum KONI Jabar," kata Wawan kepada wartawan, Minggu (22/12/2013).

Namun Wawan menyoroti, siapapun yang nanti akan menjabat sebagai ketua umum PSSI, diharapkan bahwa figur itu akan mampu membawa persepakbolaan Jabar kembali kuat di Tanah Air.

Hal itu, menurutnya, jelas menjadi harapan yang saat ini ditunggu-tunggu banyak pihak mengingat pascarekonsiliasi dualisme kepengurusan Musda PSSI saat ini, kata dia, banyak meninggalkan sejumlah kejanggalan.

"Contohnya, dalam hal penentuan voters, di mana anggota yang sebelumnya ikut di kepengurusan PSSI Jabar di bawah almarhum Bambang Sukowiyono, tidak bisa mengikuti musda tersebut. Alasannya, karena tidak mengikuti kompetisi yang diadakan oleh versi Lodaya," ujar Wawan.

Tidak hanya itu, pengurus yang baru melaksanakan muscab dan klub yang sudah habis masa kepengurusannya, bisa lolos verifikasi dan bisa mengikuti musda karena surat kepengurusan (SK)-nya ditandatangai Toni Apriliani. Sementara pengcab dan klub yang memiliki SK yang ditandatangani Bambang Sukowiyono, tidak berhak menjadi voters.

"Mengapa bisa seperti itu padahal sebelumnya sudah ada rekonsiliasi dualisme kepengurusan PSSI oleh KONI Jabar," kata Wawan. (r22)

Danpussenif TNI AD, Mayjen TNI I Made Agra Wafat

TNI AD kehilangan salah salah satu putra terbaiknya setelah Danpussenif Kodiklat TNI AD Mayjen TNI I Made Agra Sudiantara meningal dunia, Senin (23/12) pukul 18.15 WIB.

I Made Agra meninggal dunia di Bandung setelah bermain sepak bola. Lulusan terbaik angkatan 1985 ini ditemukan meninggal di ruang ganti dalam keadaan telungkup.

Jenazah laki-laki kelahiran 26 Maret 1962 ini akan di bawah ke kampung halamannya di Klungkung, Bali. I Made Agra bersama rekan seangkatannya, Mayjen TNI Doni Monardo yang kini menjabat Danpaspampres diramalkan banyak orang sebagai the rising star angkatan 1985 TNI AD. Keduanya memiliki latar belakang yang sama dari Kopassus.

Sebelum menjadi Danpussenif Kodiklat TNI AD, Mayjen TNI I Made Agra menjabat Staf Khusus Kasad dan Kasdam XVII/Cendrawasih. Putra kelahiran Klungkung, 26 Maret 1962 itu meninggal setelah sebelumnya bermain futsal. Semalam jenazahnya masih disemayamkan di RS Santo Yusuf, Cicahem, Bandung. Rencananya jenazah Made Agra akan dipulangkan ke Bali, Selasa (24/12) hari ini.

Mayjen TNI Made Agra sejak Juli 2013 mengemban amanat sebagai Danpussenif Kodiklat TNI-AD menggantikan Mayjen TNI M. Nasir. Agra Sudiantara lulusan Akmil 1985 dari kesatuan Infanteri. Sebelum menjadi Danpussunif, ia menjabat sebagai Staf Khusus Kasad.

Beberapa jabatan penting pernah diembannya. Di antaranya Asops Kasdam Jaya, Danrindam Iskandar Muda, Danrem 173/Praja Vira Braja (2010), Pamen Denma Mabesad (2011), Waasops Kasad (2012), Kasdam XVII/Cendrawasih (2012).

Pada 17 Juni 2013, putra kedua pasangan I Nengah Kandia, S.H. dan Ni Made Sukerti asal Banjar Budaga, Klungkung ini sempat singgah di Bali Coffee 63 Denpasar. Ia diterima Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha. Ayah tiga anak ini sangat bersemangat ketika berbicara Pancasila, NKRI dan kerukunan antarumat. Karena itu, mantan Danrindam di Aceh dan Danrem di Biak ini sering menjadi pembicara di kampus dan institusi pendidikan lainnya.

Menurutnya, keadilan sosial akan tercapai jika nilai-nilai Pancasila itu secara hirarkis diakomodasi secara baik. Ketuhanan diapresiasi dengan ketakwaan yang tinggi, kemanusiaan secara adil diposisikan dengan benar, dalam keanekaan persatuan dikukuhkan. Segala perbedaan pemikiran menggunakan forum demokrasi dengan musyawarah dan mufakat. ''Jika semua step dan langkah itu diupayakan maka tatanan masyarakat Nusantara gemah ripah loh jinawi, tata tentram kerta raharja bisa terwujud,'' ujar mantan Wakil Asisten Operasi Kasad dan juga Komandan Gultor kala itu.

Dalam kiprah di masyarakat, peraih Adimakayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Militer 1985 dan lulusan terbaik Lemhanas ini selalu mampu berinteraksi dan bersosialisasi dengan baik. Selama kariernya, tercatat dua kali mengantarkan anak buahnya mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa.

Made Agra sukses dalam operasi menangkap Wakil Fretelin Maohudi di Timor Timur, Operasi Mapenduma pembebasan sandera di Papua. (tim)

Danyonko 464 Dan Dandenmatra 2 Paskhas Sambut Kedatangan Satgas UNIFIL

Written By Unknown on Minggu, 22 Desember 2013 | 22.38



(SJO, MALANG) -Sebanyak 33 personel yang terdiri dari 24 personel Yonko 464 dan 9 personel dari  Detasemen Matra 2 Paskhas yang merupakan prajurit-prajurit terpilih  dari kedua satuan tersebut telah kembali dari melaksanakan tugas sebagai penjaga perdamaian di Negara Lebanon selama satu tahun. Kedatangan mereka disambut dengan upacara militer yang dilaksanakan di lapangan apel Yonko 464 Paskhas dengan inspektur upacara Komandan Batalyon Komando 464 Paskhas, Letnan Kolonel Pasukan Joko Prasetyo, Senin (23/12).

Ke 33 personel tersebut bergabung dengan seribuan prajurit lainnya dari berbagai unsur matra darat, laut dan udara dalam Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-G/UNIFIL.

Danyonko 464 Paskhas, Letkol Pasukan Joko Prasetyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa anggota satgas yang merupakan duta bangsa Indonesia telah mampu menyelesaikan tugas secara profesional sebagai ”penjaga perdamaian” dunia dan hal ini merupakan tinta emas bagi Indonesia khususnya TNI dan lebih khusus lagi Korps Pasukan Khas.

Lebih lanjut Letkol Joko menyampaikan, sekalipun misi perdamaian telah selesai diharapkan agar prajurit segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan satuan. Tugas-tugas kedepan ada di depan mata dan senantiasa siap selalu melaksanakan tugas berikutnya.’Jangan sampai lengah serta melakukan euforia secara berlebihan’, imbuhnya.

Diakhir acara tersebut Danyonko 464 dan Dandenmatra 2 Paskhas beserta para perwira jajaran kedua satuan tersebut selanjutnya memberikan ucapan dengan bersalam-salaman yang diikuti oleh bintara dan tamtama lainnya.*

Dimana telah memperhatikan faktor-faktor keselamatan dan keamanan, baik personel maupun materiil serta senantiasa menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia. Beliau berharap dengan kedatangan para duta bangsa ini bisa memberikan semangat terhadap kemajuan bangsa Indonesia kedepan.
Orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya ini berpesan meskipun tugas misi perdamaian telah usai namun kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik selama ini, hendaknya dipelihara sekembalinya ke kesatuan masing-masing. Selalu jaga silaturahmi keluarga besar Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga  XXIII-G/UNIFIL. Disamping itu, terkait bidang pengamanan personil yaitu untuk tetap waspada di “ending mision”ini, jangan sampai lengah serta melakukan “uforia” secara berlebihan. Terkait dengan pergantian tahun 2013, berkumpullah bersama keluarga, jaga keselamatan, dan hindari pelanggaran, tambahnya. (rls)

Pelajar akan Dilibatkan Awasi Pemilu

(SJO, BANDUNG) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Barat, Herminus Koto menegaskan masyarakat, pelajar dan mahasiswa mempunyai hak untuk melaporkan dugaan pelanggaran pada setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu yang dilakukan oleh para Caleg maupun partai.

“Agar masyarakat, pelajar dan mahasiswa paham akan prosedur pelaporan terhaap dugaan pelanggaran Pemilu, tentunya perlu dibekali dengan pelatihan. Namun, sebaiknya mereka terlebih dahulu direkrut menjadi relawan pemantau Pemilu,” ujar Herminus Koto saat ditemui disela-sela rapat koordinasi tahapan kampanye Panwaslu Kab/Kota se- provinsi Jawa Barat di hotel Grand Preanger Bandung, Rabu, (18/12/2013).

Lebih lanjut dikatakan, direkrutnya para pelajar, mahasiswa dan Ormas untuk mensosialisasikan gerakan sejuta relawan pengawas Pemilu. Selain itu juga, ini bertujuan untuk ikut mensukseskan Pemilu legislatif 2014 mendatang, guna Pemilu berjalan lancar, jujur, adil, bermartabat dan berkualitas.

“Gerakan Sejuta relawan kita dorong agar tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2014 meningkat, terutama bagi kalangan pemilih pemula. Karena beberapa pemilu lalu, angka partisipasi pemilih pemula cukup rendah.  Para relawan pengawas pemilu, nanti akan kita tempatkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS), karena relawan ini juga sebagai duta-duta pengawas Pemilu,” terangnya.

Saat ditanya berapa target relawan yang akan direkrut? Herminus menjawab, “siapa tau pelajar dan mahasiswa ikut bergabung dan peduli terhadap pemilu 2014, bukan hanya 1 juta relawan saja target kita,” jelasnya.

“Relawan Pengawas Pemilu ini tidak ada honornya, karena memang tidak ada ada anggarannya. Namun, diharapkan agar para calon pemimpin ke depan lebih baik. Karena usia pelajar biasanya bisa kritis dan netral menghadapi kenyataan di lapangan,” imbuhnya.

Mereka (Pelajar, Mahasiswa dan Ormas) berhak melakukan pelaporan, namun, untuk penindakan kewenangan ada di Panwas Kab/kota dan kecamatan) setempat. Fungsi para relawan ini, dimaksudkan untuk mencegah adanya kecurangan, serta mensosialisasikan pentingnya Pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bagi masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang ingin bergabung menjadi relawan dapat mendaftar di kantor Panwas kota/kabupaten atau ke Bawaslu Jabar , Bahkan dapat juga mengklik di website Bawaslu,” pungkasnya.(tim)
 

Copyright © 2011. News Portal Template - All Rights Reserved
HALAMAN UTAMA
NEWS ROOM